|
|
![]() Helping San Diego, California and beyond since 1997.
|
|
Click here and add this page to your favorites!

Ayub 29 [1]
[2]
[3]
[4]
[5]
[6]
[7]
[8]
[9]
[10]
[11]
[12]
[13]
[14]
[15]
[16]
[17]
[18]
[19]
[20]
[21]
[22]
[23]
[24]
[25]
[26]
[27]
[28]
[29]
[30]
[31]
[32]
[33]
[34]
[35]
[36]
[37]
[38]
[39]
[40]
[41]
[42]
29:1 Ayub melanjutkan uraiannya, katanya,
29:2 "Kiranya hidupku dapat lagi seperti dahulu, waktu Allah melindungi aku.
29:3 Aku selalu diberi-Nya pertolongan, diterangi-Nya waktu berjalan dalam kegelapan.
29:4 Itulah hari-hari kejayaanku, ketika keakraban Allah menaungi rumahku.
29:5 Waktu itu, Yang Mahakuasa masih mendampingi aku, dan anak-anakku ada di sekelilingku.
29:6 Ternakku menghasilkan banyak sekali susu. Banyak minyak dihasilkan oleh pohon-pohon zaitunku, meskipun ditanam di tanah berbatu.
29:7 Jika para tua-tua kota duduk bersama, dan kuambil tempatku di antara mereka,
29:8 minggirlah orang-orang muda, segera setelah aku dilihat mereka. Juga orang-orang tua bangkit dengan khidmat; untuk memberi hormat.
29:9 Bahkan para pembesar berhenti berkata-kata,
29:10 dan orang penting pun tidak berbicara.
29:11 Siapa pun kagum jika mendengar tentang aku; siapa yang melihat aku, memuji jasaku.
29:12 Sebab, kutolong orang miskin yang minta bantuan; kusokong yatim piatu yang tak punya penunjang.
29:13 Aku dipuji oleh orang yang sangat kesusahan, kutolong para janda sehingga mereka tentram.
29:14 Tindakanku jujur tanpa cela; kutegakkan keadilan senantiasa.
29:15 Bagi orang buta, aku menjadi mata; bagi orang lumpuh, aku adalah kakinya.
29:16 Bagi orang miskin, aku menjadi ayah; bagi orang asing, aku menjadi pembela.
29:17 Tapi kuasa orang kejam, kupatahkan, dan kurban mereka kuselamatkan.
29:18 Harapanku ialah mencapai umur yang tinggi, dan mati dengan tenang di rumahku sendiri.
29:19 Aku seperti pohon yang subur tumbuhnya, akarnya cukup air dan embun membasahi dahannya.
29:20 Aku selalu dipuji semua orang, dan tak pernah kekuatanku berkurang.
29:21 Orang-orang diam, jika aku memberi nasihat; segala perkataanku mereka dengarkan dengan cermat.
29:22 Sehabis aku bicara, tak ada lagi yang perlu ditambahkan; perkataan meresap seperti tetesan air hujan.
29:23 Semua orang menyambut kata-kataku dengan gembira, seperti petani menyambut hujan di musim bunga.
29:24 Kutersenyum kepada mereka ketika mereka putus asa; air mukaku yang bahagia menambah semangat mereka.
29:25 Akulah yang memegang pimpinan, dan mengambil segala keputusan. Kupimpin mereka seperti raja di tengah pasukannya, dan kuhibur mereka dalam kesedihannya.
|
Sponsored Advertisements